Saluran lain diriku

Minggu, 17 September 2017

BOLEH DONG SALAH???




Sebenarnya apa sih salah itu???

Salah adalah tidak benar, tidak betul, keliru, khilaf, menyimpang dari yang seharusnya ini pengertian salah dari KBBI. Kalau dariku salah itu ketika kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan pertaturan atau kita melakukan sesuatu yang tidak umum dilakukan.





Kita semua tentunya pernah melakukan kesalahan betul?? Lalu apa reaksi kita ketika kita melakukan kesalahan??
Kalau aku akan biasanya melakukan beberapa hal dibawah ini;

   1.Membuat alasan yang sekiranya bisa meringankan kesalahan yang aku buat. Contoh ketika aku pulang sekolah dengan seragam yang kotor penuh dengan tanah akibat aku bermain kesawah dulu diperjalan pulang, biasanya aku akan beralasan kalau kotornya bajuku itu karena didorong teman lain hingga terpeleset dikubangan yang kotor.

   2.Berpura membenarkan kesalahan yang telah ku perbuat. Contoh kasus pada saat aku menaikkan harga beli Lembar Kerja Siswa (LKS) agar aku mendapat uang lebih dari orang tua. Ketika akhirnya orang tua mengetahui hal ini, aku akan berpura membenarkan kesalahanku ini dengan menjelaskan bahwa hal ini benar, bahwa aku melakukan ini karena memang orang tuaku kurang memberikan jatah uang jajan.

  3.Menyembunyikan kesalahanku. Mudah memang menyembunyikan kesalahan tapi ku jamin pada saatnya nanti pasti kesalahan itu akan muncul dan diketahui oleh orang banyak. Karena aku pernah melakukan dan mengalaminya heeee.

  4.Menyalahkan orang lain. Ketika hasil kerja kelompok yang kukerjakan bersama-sama mendapatkan penilaian yang kurang memuaskan aku biasa menyalahkan ke orang lain. Hal ini lebih mudah dilakukan dari sekedar menyembunyikan kesalahan. Tapi efeknya akan lebih berat, karena jika kalian melakukan ini harus siap-siap jika akhirnya teman-teman kalian akan sedikit menjauhi.

Semua yang ku lakukan itu karena pemahaman lawas yang aku terima dimasa kecil yang masih tertanam diotak. Jadi aku selalu mendapatkan pemahaman bahwa kesalahan merupakan suatu hal yang memalukan hal yang sangat harus dan wajib kita hindari. Kini setelah sedikit-sedikit aku telah mendapatkan informasi baru, aku sadar bahwa sebenarnya melakukan kesalahan itu hal yang wajar dan bagus (asal ketika kita tahu dan sadar bahwa hal itu salah tidak kembali kita lakukan). Kalian tentu tahu Thomas Alfa Edisson sang bapak lampu, tanpa penemuan lampunya tentu kita sekarang tak akan bisa menikmati terangnya dunia. Edisson melakukan kesalahan berkali-kali sebelum akhirnya menemukan metode dan komposisi yang tepat untuk membuat lampu. Bayangkan jika dia diriku dengan pemahaman lawas diata, tentu aku akan berhenti ketika telah melakukan kesalahan sekali, dan kalian bisa menebak apa yang akan terjadi setelahya? Benar kita akan tetap dalam kegelapan.

Hal pentingnya bukan trik yang ku paparkan untuk menghindari akibat atau mengurangi hukuman dari melakukan kesalahan. Melainkan adalah perubahan cara kita untuk bereaksi terhadap kesalahan yang teman, orang tua, atau orang lain lakukan terhadap kita. Kita harus memulai untuk selalu mentoleransi kesalahan, kita harus mulai memberikan penjelasan salah itu adalah proses menuju baik, dan tentunya kita harus memulai menyebarkan virus bahwa salah itu boleh kok. tentunya diimbangi dengan perubahan sikap agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

Seperti biasa aku ga muluk-muluk merubah generasi diatasku, tapi aku selalu berusaha setidaknya hal yang ku kira baik ini bisa terbagi ke kalian yang satu generasi denganku (kelahiran 90’an) atau akan lebih membahagiakan jika pesan ini akan sampai ke kalian yang berada di bawah generasiku.

salam BLOGGER WALKING.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar