Saluran lain diriku

Selasa, 29 Agustus 2017

BAGAIMANA CARA EFEKTIF MENABUNG?




Baru-baru ini kita sering mendengar dan melihat berita bos First Travel yang tersandung kasus penipuan kepada para calon jemaah yang mendaftar di First ravel. Sekarang kondisi hartanya berbalik dari yang tadinya melimpah dan mewah kini telah habis ludes, kondisinya diperparah dengan penetapan dirinya sebagai tersangka. Entah penipuannya yang membuatnya kaya atau malah yang membuat dia jatuh miskin.

Banyak contoh kasus lain seorang milyader yang jatuh miskin. Semua itu terjadi karena managemen keuangan mereka kurang bagus, ada beberapa hal dalam managemen keuangan. Salah satunya yaitu menabung, nah kali ini aku ingin memberikan beberapa tips cara efektif menabung.

                                                                      Ayo Nabung


Pertama lakukanlah pemetaan kebutuhan untuk satu bulanan. Diawali dengan me-list semua kebutuhan yang kalian butuhkan untuk sebulan kedepan, contoh; sabun muka, deodoran, kuota, buku, sepatu, dompet, tas, baju, celana, masker, minyak wangi, uang bensin, kuota internet, dll. Selanjutnya pisahkan dari list yang ada menjadi dua bagian, bagian pertama yang seikiranya kebutuhan mendesak dan yang satunya di bagian kebutuhan yang kurang mendesak. Cara ini ampuh memberikan kita sisa dari uang gajian/ uang saku yang tentunya bisa untuk menambah pundi-pundi tabungan.

Beberapa orang mengatakan apa pentingnya pembukuan keuangan. Tips Kedua tertib pembukuan keuangan, mengapa demikian kebanyak orang berfikir pembukuan ini tidak penting dan bahkan bisa saja dianggap tidak berefek dalam proses menabung. Namun bagiku hal ini penting untuk diterapkan, karena dengan kita tahu alur keluar masuknya uang dari dompet kita secara terperinci akan memudahkan kita bisa mengetahui daerah mana yang memberikan pengeluaran besar serta bisa langsung kita minimalkan daerah itu. Tentunya hal itu membuat kita tak punya sisa uang gajian/ uang saku untuk menabung. Lalu dari mana kita akan menabung kalau tak punya sisa untuk ditabung?

Tips ketiga, mulailah berbisnis. Ini tips bagi pembaca yang gemar menabung namun malas untuk membuka rekening bank. Uang cash yang tersimpan diluar bank tentunya akan rawan untuk dicuri atau jatuh dan lain sebagainya. Nah solusinya agar tetap bisa menabung ya dengan memulai bisnis sendiri. Betul memang bisnisnya tentu belum bisa menambah jumlah uang dalam tabungan kalian, namun setidaknya kalian akan punya tabungan dalam bentuk lain (bisa barang, jasa, dan lain-lain).

Tips berikutnya, Sisihkan uang pecahan Rp.20.000 (Dua Puluh Ribu Rupiah). Caranya sediakan sebuah botol air mineral ukuruan 1 Liter. Selanjutnya lakukan aktifitas belanja, makan, jalan-jalan dan lain sebagainya, lalu ketika selesai pembayaran dan dalam kembalian dari proses itu ada uang pecahan Rp.20.000 masukanlah uang pecahan Rp.20.000 itu kedalam botol yang telah disediakan. Lakukan ini secara berkala, lama-lama botol bening itu akan berwarna hijau karena penuh akan uang Rp.20.000-an. Tenang hal ini tidak akan mengganggu keuangan pembaca sekalian. Karena kita akan jarang mengalami kejadian mendapatkan uang kembalian dengan bentuk uang Rp.20.000.

Terakhir senang-senang. Lakukan hal-hal yang bisa membuat kalian fresh atau bahagia, ex; makan ditempat yang mahal, nonton bisokop, belanja baju, buku, dan lain-lain. Itu semua sebagai penghargaan tubuh dan fikiranmu yang telah bekerja hingga kalian mendapatkan uang, buat apa punya banyak tabungan tapi badan dan fikiran tidak bisa menikmatinya. Heheee

Cukup sekian beberapa tips ala AJI SETIAJI HILALUDDIN,SKM. Semoga bisa bermanfaat buat pembaca sekalian..

salam BLOGGER WALKING.

Rabu, 23 Agustus 2017

KELEDAI


Alkisah di suatu negeri yang jauh namanya, ada seorang ayah yang sedang ingin menjanjikan pelajaran kehidupan kepada anaknya. Pelajaran apakah yang akan sang ayah berikan?? Mari lanjutkan membaca.

Diawali dengan ajakan sang ayah kepada anaknya untuk ikut berjalan membawa keledai yang dipuya untuk dijual di kota. Mulailah mereka berjala beriringan sang ayah berjalan menggandeng si keledai dan sang anak berjalan disampingnya. Tak lama kemudian mereka bersimpangan dengan seseorang. Orang tersebut berkata “Ayah macam apa kau ini? Tega membiarkan anaknya berjalan sedangkan ada seekor keledai yang bisa untuk di pergunakan”.

Setelah kejadian itu akhirnya mereka merubah posisi ketiganya di perjalanan tersebut dengan sang ayah yang menuntun keledai yang sedang dinaiki anaknya sesuai dengan ucapan orang pertama tadi. Berlanjutlah perjalanan itu,,, tak lama kemudian mereka berjumpa dengan orang kedua yang mereka temui diperjalanan. Orang tersebut berkata “Anak tak tahu sopan santun, tega membiarkan sang ayah yang telah tua renta untuk berjalan sedangkan dirinya enak duduk diatas keledai dengan enaknya”.

Berhenti sejenak mereka menunda perjalannya untuk kembali bertukar posisi. Sekarang keduanya yang menunggangi keledai bersama-sama. Perjalanan dilanjutkan kembali,, diperempatan kembali mereka bertemu dengan orang ketiga. Orak tersebut berucap “Manusia tak beradab, seekor keledai yang kecil tega dipaksa untuk berjalan dengan ditunggangi dua orang dewasa”.

Kembali sang ayah meminta anaknya untuk berhenti dan merubah lagi posisi mereka. Setelah berfikir cukup lama akhirnya mereka menentukan pilihan untuk bersama-sama menopang si keledai dan melanjutkan perjalanan. Kembali mereka berjumpa dengan orang ke empat. Orang itu tertawa sambil berkata “lihat ada dua orang gila, seekor keledai yang seharusnya bisa mereka tunggangi malah mereka gendong dan mereka yang berjalan”.

Akhirnya perjalanan pun berakhir dikota dan si keledai terjual sudah. Tujuan merekapun selesai selanjutnya mereka melanjutkan perjalan pulang kembali kerumah.

Diperjalanan pulang sang anak merasa kebingungan, pelajaran yang dijanjikan oleh sang ayah merasa belum diberikan dan kini mereka sudah dalam perjalanan pulang. Melihat raut wajah sang anak yang kebingungan, akhirnya sang ayah melontarkan pertanyaan “ Nak sudah dapat pelajarannya?”. Sang anak kaget dan langsung menjawab “Belum yah, kita haya bergonta-ganti posisi dengan keledai dan bejala menuju kekota serta mendapatkan beberapa omongan orang-orang yang kita temui”.

Sang ayah hanya tersenyum “ooh,, begitu rupanya nak. Biarkan ayah bercerita sebentar sambil kita melanjutkan perjalanan ya nak. Ingatkah apa ucapan orang pertama, orang kedua, ketiga, keempat diperjalanan tadi hingga akhirnya kita sampai dan sukses menjual keledai sesuai dengan tujuan kita”. “Ingat yah, ada yang mengatakan aku anak yang tak sopan, ada yang bilang ayah orang yang tega, ada yang megatakan kita tak beradab, bahkan ada yang mengatakan kita orang gila yah” dengan nada tinggi. Kembali sang ayah menebar senyum lebarnya “Itulah nak yang mau ayah ajarkan terhadapmu, jadi ketika kita memiliki suatu tujuan, ingatlah akan ada banyak orang dengan sudut pandangnya yang akan berkomentar ini dan itu. Ketika itu terjadi berjalanlah lurus jangan risaukan omongan orang, cukup dengarkan yang sekiranya perlu saja. Kalau tidak kau akan kesusahan seperti yang kita lakukan tadi dengan perubahan posisi kita dengan keledai”.


salam BLOGGER WALKING.

Minggu, 20 Agustus 2017

PROSES (TERJATUH)




Mari mulai,,,,,

Untuk hidup, kita memerlukan banyak waktu untuk berproses, mulai dari bisa tengkurap, bisa merangkak, berjalan, dan akhirnya bisa berlalri. Tapi ingat dalam proses tersebut kita akan merasakan yang namanya jatuh. Bayangkan ketika kita terjatuh dan tak mecoba kembali apa yang akan terjadi? Kita bisa saja tak akan pernah bisa merasakan bagaimana asiknya bisa berjalan, betapa enaknya rasa berlari.

Kejadian jatuh ini tak hanya bisa dirasakan oleh anak-anak yang sedang berproses tumbuh. Orang dewasapun bisa merasakannya, cuma kejadiannya berbeda. Contoh orang dewasa yang sedang merintis karir bisnisnya tiba-tiba tertipu oleh rekan bisnisnya hingga bisnis yg dirintisnya bangkrut. Mereka bisa saja gagal menjadi pebisnis yang sukses jika ketika terjatuh itu, mereka memutuskan untuk berhenti berbisnis.

Fase menuju dewasapun tak terlepas dari yang namanya terjatuh. Untuk contoh beberapa diantara mereka merasa sudah mampu menyelesaikan semua permasalahannya sendiri, namun ketika kenyataanya mereka belum bisa dan akhirnya masih meminta pertolongan orang tua. Disitulah para remaja yang menuju dewasa merasa terjatuh

Anak-anak pasti merasakan proses terjatuh, orang dewasa juga beberapa kasus pernah merasa jatuh. Usia menjelang dewasa juga pernah terjatuh. Bagaimanapun kita terjatuh, di fasemana kita terjatuh itu bukan hal yang penting. Hal terpentinya adalah bagaimana kita bisa berdiri mencoba kembali agar tak lagi terjatuh dikemudian hari dengan cara yang sama.
 
salam BLOGGER WALKING.

Kamis, 17 Agustus 2017

BUKAN INDONESIA SERI 01



Momentum semaraknya hut kemerdekaan RI yang telah memasuki tahun yang ke-72 ini. Mari kita isi dengan hal-hal positif yang bisa kita sumbangkan kepada bangsa kita ini.

Mengapa harus demikian?? Karena kita bukan generasi peminta (yang doyan meminta pemerataan), kita bukan generasi penuntut (yang hobi menuntut pemerintah menyelesaikan permasalahan kita). Kita ini generasi yang cerdas, generasi yang penuh kreatifitas, dan yang tak kalah penting kita ini generasi yang akan melanjutkan menjaga kemerdekaan Indonesia agar tetap merdeka sebagaimana impian para pejuang terdahulu.

Sesuai ajakan diatas mari kita baca pesanku berikut ini;
Ada hal yang lucu dan sering terjadi dan umum dilakukan di suatu negara yang bernama BUKAN INDONESIA.
 
Meet up (Beretemu) disana kalau kita mau bertemu dengan seseorang di suatu lokasi dan disepakati akan bertemu pada jam 08.00, baik yang mengajak ataupun yang diajak akan sampai dilokasi pada jam 08.30. Mereka akan berbangga dengan mengatakan “ini kan BUKAN INDONESIA, pasti ngaret jam-nya. Jadi wajarlah kalau aku dateng lebih lama sedikit”.

Akan berbeda kejadian kalau hal itu terjadi di Indonesia, kita janjian mau bertemu jam 08.00 ya pasti kedua belah pihak baik yang diajak maupun yang mengajak akan sampai dilokasi pada jam 08.00, bahkan banyak kasus dimana yang mengajak akan lebih dulu sampai dilokasi karena takut yang diajak akan sampai disana dulu dan itu memalukan bagi yang mengajak. Karena di Indonesia kamu adalah apa yang kamu ucapkan dan apa yang kamu lakukan.

Jadi karena kita ini generasi cerdas dari bangsa INDONESIA, jangan lupa ya mulailah tepat waktu ketika berjanji dengan siapapun, ingat kita anak Indonesia bukan anak bangsa BUKAN INDONESIA.

salam BLOGGER WALKING.

Rabu, 16 Agustus 2017

SALAM KEMERDEKAAN 72TH INDONESIAKU


Say Hello Again,, Sekalian memperingati hari kemerdekaan besok, ijinkan aku kembali mengudara lewat tulisanku.

Hallo kawan Blogger?? Bagaimana Tahun ini blog kawan semua?? Rame?? Sepi atau hangus seperti ku punya sebelumnya,, hehehe

Iya bener ini blog baruku  untuk menggatikan blog lama yang ternyata lupa password untuk masuk email,,

Karena ada pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang” ijinkan saya memperkenalkan diriku lagi ya guys..

Nama pemberian dari orang tuaku sih AJI SETIAJI HILALUDDIN. Sekarang jadi AJI SETIAJI HILALUDDIN,SKM (Karena Allhamdulilah sudah diwishuda tahun 2016 kemarin dari Universitas Muhammadiyah Surakarta). Tapi oleh sahabatku “Jionk” menjadi panggilan mereka kepadaku. Beda lagi ketika aku masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang sebagai Tenaga Kontrak, segera setelah masuk nama Hilal menjadi melekat didiriku, soalnya diruangan tempatku kebetulan ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bernama Pak AJI WIRO PRATOMO. Jadi kawan semua boleh memilih mau memanggilku dengan nama “jionk”, “hilal”, atau boleh panggil apapun sesuka kawa semua, siapa tahu bisa aku jadikan koleksi panggilan baru heehee.

Sekarang umurku 25 Th, per 28 Januari 2017. Kelahiranku sama dengan tempat tinggalku sekrang yaitu sebuah kota kecil dengan nama Pemalang, kota dimana kalian dapat menikmati masakan GROMBYANG, KUE DORAYAKI favorit Doraemon, dan yang tak kalah penting yang harus kalian tahu yaitu branding barunya Pemalang Pusere Jawa.

Kesibukan bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang ini sudah ku jalani kurang lebih Dua tahun kurang Empat bulan. Selain sibuk kerja beberapa kesibukan lai yang kusuka selain antara lain, Bisnis, koleksi Action Figure, Koleksi Buku, dan nongkrong gak jelas dipinggir pantai sambil menikmati white kopi dan mendoan hanggat heehee.

Berhubung ini juga postingan perdana dan ketikan perdana setelah setahun kemarin disibukan dunia kerja yang begitu menguras waktu. Kukira cukup segini dulu perkenalan ulang kita

salam BLOGGER WALKING.