Sebenarnya apa sih salah itu???
Salah adalah tidak benar, tidak betul,
keliru, khilaf, menyimpang dari yang seharusnya ini pengertian salah dari KBBI. Kalau dariku salah itu ketika kita
melakukan sesuatu yang bertentangan dengan pertaturan atau kita melakukan
sesuatu yang tidak umum dilakukan.
Kita semua tentunya pernah melakukan
kesalahan betul?? Lalu apa reaksi kita ketika kita melakukan kesalahan??
Kalau aku akan biasanya melakukan beberapa hal dibawah ini;
1.Membuat alasan yang sekiranya bisa
meringankan kesalahan yang aku buat. Contoh ketika aku pulang sekolah dengan
seragam yang kotor penuh dengan tanah akibat aku bermain kesawah dulu
diperjalan pulang, biasanya aku akan beralasan kalau kotornya bajuku itu karena
didorong teman lain hingga terpeleset dikubangan yang kotor.
2.Berpura membenarkan kesalahan yang
telah ku perbuat. Contoh kasus pada saat aku menaikkan harga beli Lembar Kerja
Siswa (LKS) agar aku mendapat uang lebih dari orang tua. Ketika akhirnya orang
tua mengetahui hal ini, aku akan berpura membenarkan kesalahanku ini dengan
menjelaskan bahwa hal ini benar, bahwa aku melakukan ini karena memang orang
tuaku kurang memberikan jatah uang jajan.
3.Menyembunyikan kesalahanku. Mudah
memang menyembunyikan kesalahan tapi ku jamin pada saatnya nanti pasti
kesalahan itu akan muncul dan diketahui oleh orang banyak. Karena aku pernah
melakukan dan mengalaminya heeee.
4.Menyalahkan orang lain. Ketika hasil
kerja kelompok yang kukerjakan bersama-sama mendapatkan penilaian yang kurang
memuaskan aku biasa menyalahkan ke orang lain. Hal ini lebih mudah dilakukan
dari sekedar menyembunyikan kesalahan. Tapi efeknya akan lebih berat, karena
jika kalian melakukan ini harus siap-siap jika akhirnya teman-teman kalian akan
sedikit menjauhi.
Semua yang ku lakukan itu karena
pemahaman lawas yang aku terima dimasa kecil yang masih tertanam diotak. Jadi
aku selalu mendapatkan pemahaman bahwa kesalahan merupakan suatu hal yang
memalukan hal yang sangat harus dan wajib kita hindari. Kini setelah
sedikit-sedikit aku telah mendapatkan informasi baru, aku sadar bahwa
sebenarnya melakukan kesalahan itu hal yang wajar dan bagus (asal ketika kita
tahu dan sadar bahwa hal itu salah tidak kembali kita lakukan). Kalian tentu
tahu Thomas Alfa Edisson sang bapak lampu, tanpa penemuan lampunya tentu kita
sekarang tak akan bisa menikmati terangnya dunia. Edisson melakukan kesalahan
berkali-kali sebelum akhirnya menemukan metode dan komposisi yang tepat untuk
membuat lampu. Bayangkan jika dia diriku dengan pemahaman lawas diata, tentu
aku akan berhenti ketika telah melakukan kesalahan sekali, dan kalian bisa
menebak apa yang akan terjadi setelahya? Benar kita akan tetap dalam kegelapan.
Hal pentingnya bukan trik yang ku
paparkan untuk menghindari akibat atau mengurangi hukuman dari melakukan
kesalahan. Melainkan adalah perubahan cara kita untuk bereaksi terhadap
kesalahan yang teman, orang tua, atau orang lain lakukan terhadap kita. Kita
harus memulai untuk selalu mentoleransi kesalahan, kita harus mulai memberikan
penjelasan salah itu adalah proses menuju baik, dan tentunya kita harus memulai
menyebarkan virus bahwa salah itu boleh kok. tentunya diimbangi dengan perubahan sikap agar tidak mengulang kesalahan yang sama.
Seperti biasa aku ga muluk-muluk
merubah generasi diatasku, tapi aku selalu berusaha setidaknya hal yang ku kira
baik ini bisa terbagi ke kalian yang satu generasi denganku (kelahiran 90’an)
atau akan lebih membahagiakan jika pesan ini akan sampai ke kalian yang berada
di bawah generasiku.
salam BLOGGER WALKING.


